Menjaga Berat Badan Pada Saat Hamil

young-pregnant-woman

Selama hamil, seorang ibu dituntut untuk tidak egois. Kenapa? Selama sembilan bulan, mulai dari apa yang dimakan dan diminum, hingga kegiatan fisik dan berat badan, sangat mempengaruhi kehidupan sang anak. Tidak hanya ketika masih berada dalam kandungan saja, melainkan juga saat anak itu nanti lahir dan berkembang menjadi orang dewasa.

Sebuah penelitian menemukan bahwa kondisi dalam rahim — saat ibu sedang hamil — sangat potensial berpengaruh pada kesehatan anak sampai ia dewasa nanti. Contohnya, sebuah penelitian menemukan bahwa perempuan yang minum alkohol selama hamil akan meningkatkan resiko anak yang dikandungnya bakal kecanduan alkohol, bahkan meski sang ibu hanya minum satu kali!

Penelitian lain menunjukkan adanya korelasi antara gizi ibu selama hamil dengan resiko mengalami kelebihan berat badan dan menderita diabetes dengan penyakit jantung saat si anak bertumbuh menjadi dewasa. Jadi, selama hamil, sang ibu harus makan dengan benar untuk mencegah masalah kesehatan pada anak-anaknya.

Ada dua komponen untuk makan yang benar selama seorang ibu sedang hamil, yakni:

  1. Jenis makanan yang dikonsumsi
  2. Berapa banyak kenaikan berat badan yang terjadi

Untuk kebanyakan perempuan, kehamilan adalah peristiwa pertama dalam hidup dimana berat badan naik adalah sebuah berkah. Meski demikian, tetap saja kenaikan berat badan itu ada batasnya.

Pada trimester pertama, tidak perlu melakukan penambahan asupan kalori. Namun, setelah 12 pekan pertama kehamilan tersebut berlalu, Anda bisa menambahkan 300 kalori per hari.

Berikut adalah rekomendasi dari The Institute of Medicine untuk kenaikan berat badan yang ideal:

  1. Jika anda memiliki berat badan normal saat mulai hamil, kenaikan berat ideal adalah 11 – 14 kg; tidak lebih dari 2,5 kg hingga 4,5 kg pada 20 pekan pertama kehamilan; pada sisa masa kehamilan, berat badan naik sekitar setengah kilogram per pekan.
  2. Jika Anda kelebihan berat badan saat mulai hamil, kenaikan berat ideal adalah 7 hingga 11 kg.
  3. Jika Anda mengalami obesitas, berat badan hanya boleh naik tidak lebih dari 7 kilogram.

Untuk perempuan yang kelebihan berat badan, diusahakan agar menurunkan berat terlebih dahulu sebelum hamil. Perempuan yang overweight dan memutuskan untuk tetap hamil memiliki resiko lebih tinggi harus menjalani operasi caesar, gestational diabetes (diabetes yang timbul selama hamil dan si ibu tidak menderita diabetes sebelumnya), tekanan darah tinggi, dan keguguran.

Untuk masalah makanan, pastikan pola makan Anda kaya akan bijian utuh, buah-buahan, sayuran dan protein ringan. Jangan terlalu banyak mengasup lemak jenuh (misal daging merah dan susu murni). Demikian pula, sesedikit mungkin mengkonsumsi makanan olahan. Pertahankan pola makan tersebut selama hamil.

Di artikel berikutnya nanti kita akan bahas lebih detil mengenai jenis-jenis makanan ini. Stay tune, ya :)

Keeping Weight In Pregnancy

During pregnancy, a mother sued for not selfish. Why? For nine months, ranging from what to eat and drink, to physical activity and body weight, greatly affect the child's life. Not only when it was still in the womb, but also when the child was later born and develop into adults.

One study found that the conditions in the womb - when the mother is pregnant - a potential effect on the health of the child until he grows up. For example, one study found that women who drink alcohol during pregnancy increases the risk of the child she is carrying will be addicted to alcohol, even though the mother is just one drink!

Other studies have shown a correlation between maternal nutrition during pregnancy with risk of overweight and suffering from diabetes to heart disease as the child grows into adulthood. Thus, during pregnancy, the mother must eat properly to prevent health problems in children.

There are two components to eating right for a mother is pregnant, namely:

Type of food consumed
How much weight gain occurs

For most women, pregnancy is the first event in a life where weight gain is a blessing. However, it is still gaining weight is no limit.

In the first trimester, do not need to increase your calorie intake. However, after 12 weeks of pregnancy is over, you can add 300 calories per day.

Here are recommendations from The Institute of Medicine to the ideal weight gain:

If you have a normal weight at the start of pregnancy, the ideal weight is 11-14 kg, not more than 2.5 kg to 4.5 kg at 20 weeks of pregnancy; the remainder of the pregnancy, weight gain around half a kilogram per week .
If you are overweight at the start of pregnancy, the ideal weight is 7 to 11 kg.
If you are obese, weight loss should only be increased no more than 7 pounds.

For women who are overweight, attempted to lose weight before pregnancy. Women who are overweight and decided to remain pregnant are at higher risk should undergo a cesarean section, gestational diabetes (diabetes that arises during pregnancy and the mother did not have diabetes before), high blood pressure, and miscarriage.

To the food problem, make sure your diet is rich in whole grains, fruits, vegetables and light proteins. Do not get too much saturated fat mengasup (eg red meat and whole milk). Similarly, as little as possible processed foods. Maintain a diet during pregnancy.

In a later article we will discuss more details on the types of foods. Stay tune, yes:)

You can leave a response, or trackback from your own site.

2 Responses to “Menjaga Berat Badan Pada Saat Hamil”

  1. fiqi says:

    Artikelnya sangat berguna bagi ibu hamil tuh…. !

  2. anonim says:

    oooo yah??

Leave a Reply